Raja Sapta: Lewat Olahraga, Dua Capres Bisa Berpelukan

Sabtu, 06 Oktober 2018, 22:45 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra
Indonesia merupakan negara besar yang penuh dengan perbedaan. Namun demikian, perbedaan itu yang justru membuat Indonesia besar.

Begitu kata Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari saat memberi sambutan pidato Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (6/10).

Raja menyebut bahwa olahraga merupakan salah satu alat yang mampu menyatukan Indonesia.

Dia bahkan menyinggung aksi pelukan dua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang berpelukan saat menyaksikan cabang pencak silat di Asian Games, bulan Agustus lalu.

"Bahkan dua capres yang sedang bertanding bisa berpelukan mesra di dalam olahraga," ucap Raja disambut gemuruh penonton yang hadir.

Dalam kesempatan ini, Raja mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika. Terlebih, upacara pembukaan ini turut mengusung tema “We Are One”.

"Perbedaan itu yang membuat kita besar walaupun berbeda-beda kita tetap satu Indonesia, sesuai tema pembukaan, ‘We Are One’,” tukasnya.

Upacara pembukaan ini mengusung konsep We Are One. Sementara tema besar Asian Para Games 2018 adalah “Inspiring Spirit And Energy of Asia”.

Gelaran ini akan digelar mulai tanggal 6 hingga 13 Oktober 2018. Sebanyak 18 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam acara tersebut. [ian]

Kolom Komentar