Atlet Usia 84 Tahun Ikut Renang Indonesia Open

Jumat, 30 November 2018, 14:14 WIB | Laporan: Widya Victoria
Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2018 atau Renang Indonesia Open akan digelar di Kolam Renang GBK Senayan pada 1-9 Desember.

Kejuaraan kali ini merupakan yang kedua, setelah ajang pertama digelar di tempat yang sama pada 5-15 Desember 2017.

Sebanyak empat nomor olahraga akuatik akan dilombakan, yaitu renang, polo air, renang indah, dan loncat Indah. Juga digelar renang masters, yang diikuti perenang di atas usia 40 tahun. Untuk nomor ini peserta tertua berusia 84 tahun.

“Sejak Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Seluruh Indonesia atau KRAPSI menjadi IOAC, atlet mendapatkan keuntungan karena perenang kelompok umur jika masuk 16 besar tercepat, berkesempatan melawan perenang senior dalam final di malam hari. Ini tentu menambah mental bertanding para junior,” kata Kabid Binpres PB Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), Wisnu Wardhana
di Jakarta Jumat (30/12).
 
Menurut mantan perenang nasional, Albert C. Susanto, sejak dinamakan IOAC banyak peserta asing yang ikut karena ajang ini sudah diakui Federasi Renang Dunia (FINA).

“Karena diakui FINA, maka peserta akan memperoleh poin FINA. Setiap waktu yang dibuat akan tercatat resmi untuk bisa masuk kualifikasi kejuaraan dunia junior dan senior, bahkan Olimpiade,” ujar Albert.

Dalam kejuaraan renang IOAC 2018, PB PRSI menyempurnakan penyelenggaraan dengan menggunakan format penyisihan sesi pagi dan final di malam hari. [jto]
Editor: Sukardjito

Kolom Komentar


loading