MotoGP 2019

Disalip Marquez Di Tikungan Terakhir, Quartararo: Otak Saya Mendadak Beku

Marquez usai menyalip Quartararo di tikungan terakhir GP Thailand/Net

Memimpin nyaris sepanjang balapan, ternyata tak membuat Fabio Quartararo sukses jadi yang tercepat. Dia hanya bisa pasrah menjadi pembalap tercepat kedua dengan jarak 0,171 detik dari Marc Marquez yang ada di depannya.

Lap terakhir di seri GP Thailand, Minggu (6/10) menjadi momen paling dramatis. Terutama menjelang tikungan terakhir sirkuit Buriram.

Usai disalip Marquez di trek lurus jelang akhir balapan, Quartararo tak menyerah. Dia terus mengejar ketinggalan hingga mampu kembali menyalip Marquez di tikungan terakhir menjelang garis finis.

Sayang, aksi Quartararo tak cukup sempurna untuk menahan Marquez menyalip dari sisi dalam. Pembalap Petronas Yamaha itu terlalu melebar hingga menyisakan ruang yang cukup bagi Marquez untuk melibas Quartararo dan finis di urutan pertama.

Aksi di lap terakhir ini mirip dengan kejadian di Sirkuit Misano pada awal musim ini. Hasilnya pun sama, Quartararo dikalahkan Marquez.

Namun, hasil di Buriram lebih menyakitkan bagi Quartararo. Karena dia mengaku telah berusaha keras untuk kembali menyalip. Meski akhirnya tetap saja gagal.

"Di Misano, saya tidak melakukan apa pun di tikungan terakhir. Di sini berbeda. Saya berhasil melewati dia tapi saya tidak menyadari dia bisa memasuki tikungan dan mendekat. Saya hanya bisa melihat roda motornya, dan saya pun merasa frustrasi," keluh Quartararo dikutip Crash.

Pembalap muda asal Prancis ini mengaku mengalami kondisi yang tidak biasa saat coba menyalip Marquez di tikungan terakhir Sirkuit Buriram. Bahkan, dia mengaku akan sulit tidur andai dia tidak melakukan manuver di tikungan terakhir.

"Sejujurnya, di momen tersebut otak saya membeku. Saya katakan, saya akan berusaha karena jika saya tidak mencoba sebuah manuver saya akan tidak bisa tidur, jadi saya akan kelelahan," imbuhnya.

Meski kalah, Quartararo mengambil pelajaran penting dalam pertarungannya dengan sang juara dunia MotoGP 2019 itu. Dia tetap bangga dengan perolehannya sepanjang musim debutnya sebagai rookie di MotoGP. Terutama mampu merepotkan pembalap yang lebih senior dan merupakan juara dunia 4 kali beruntun.

"Kami bahagia dengan apa yang kami raih bersama tim. Saya sudah tak sabar untuk melakoni balapan dan kembali menjadi penantang bagi Marquez," tandasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • JK, Buat Kejutan Apa di 2024?

Selasa, 26 Januari 2021
Video

Klarifikasi Ambroncius Nababan

Selasa, 26 Januari 2021

Artikel Lainnya

Perguruan Kala Hitam Rayakan Ultah Ke-49, Ketua PWI Sumut Dianugerahi Sabuk Hitam
Olahraga

Perguruan Kala Hitam Rayakan..

25 Januari 2021 18:08
Formula E Kembali Ditunda, Commitment Fee Dipastikan Tak Hilang
Olahraga

Formula E Kembali Ditunda, C..

22 Januari 2021 16:39
Bantah Rumor, Jepang: Olimpiade Tokyo Tetap Digelar 23 Juli 2021
Olahraga

Bantah Rumor, Jepang: Olimpi..

22 Januari 2021 15:13
Jepang Pertimbangkan Tunda Olimpiade Tokyo
Olahraga

Jepang Pertimbangkan Tunda O..

22 Januari 2021 08:08
Lolos Ke Final Thailand Open, Praveen/Melati Bakal Tantang Unggulan Pertama
Olahraga

Lolos Ke Final Thailand Open..

16 Januari 2021 23:35
Dua Multievent Ditunda OCA, KOI: Kami Bisa Memaklumi
Olahraga

Dua Multievent Ditunda OCA, ..

15 Januari 2021 15:42
Gaduh Isu Lelang Jabatan Timnas U-19, Pengamat: Kalau Tidak Gaduh, Namanya Bukan PSSI
Olahraga

Gaduh Isu Lelang Jabatan Tim..

06 Januari 2021 19:45
Kevin Sanjaya Positif Covid-19, The Minion Batal Tampil Di Thailand Open
Olahraga

Kevin Sanjaya Positif Covid-..

04 Januari 2021 18:20