Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Perguruan Kala Hitam Rayakan Ultah Ke-49, Ketua PWI Sumut Dianugerahi Sabuk Hitam

LAPORAN: AGUS DWI
  • Senin, 25 Januari 2021, 18:08 WIB
Perguruan Kala Hitam Rayakan Ultah Ke-49, Ketua PWI Sumut Dianugerahi Sabuk Hitam
Ketua Umum FORKI Sumut, Rahmat Shah, bersama Ketua Umum PB Perguruan Karate Kala Hitam, Ronny Simon, dan Ketua FORKI Medan, Hasrul Benny Harahap saat penyematan dan penghargaan Sabuk Hitam DAN V kepada Pembina Perguruan Karate Kala Hitam sekaligus Ketua PWI Sumut, Hermansjah/Ist
Tanpa terasa perjalanan Perguruan Karate Kala Hitam Medan sudah mencapai 49 tahun. Berbagai tantangan sudah dilewati perguruan karate yang semula diperuntukkan untuk kalangan wartawan di Sumut, terutama Medan tersebut.

“Usia 49 tahun ini sudah matang dan dewasa bagi Perguruan Karate Kala Hitam. Untuk itu saya berharap, keberadaan Perguruan Karate Kala Hitam bisa lebih maju lagi dari saat ini,” ucap Ketua Pengprov FORKI Sumut, H Rahmat Shah, saat syukuran HUT ke-49 Perguruan Karate Kala Hitam di Dojo PB Perguruan Karate Kala Hitam, Jalan Sei Asahan No 34 Medan, Minggu (24/1).

Syukuran yang berlangsung sederhana ini dirangkai dengan penyematan dan penghargaan Sabuk Hitam kepada Pembina PB Perguruan Karate Kala Hitam, H Hermansjah, yang juga Ketua PWI Sumut. Serta pelantikan Majelis Sabuk Hitam dengan Ketua Kaspian/Bro, Ketua I, Effendi Mercu dan Ketua II, Jenda Kuida.

Disusul pelantikan Pengcab Perguruan Karate Kala Hitam Sergai  Bedagai (Serdang Bedagai) yang dipimpin Ketua Irwansyah, Sekretaris Effendi Mercu, dan Bendahara Indah Sari Pratiwi.

Sedangkan untuk Pengcab Medan terdiri dari Ketua Indra P. Budiman, Sekretaris A. Abdi Neuman Lase, dan Bendahara M. Murrah Nasution.

Turut hadir Ketua Pengprov Perguruan Karate Kala Hitam, Maha Ambia Lubis, juga Ketua dan Humas DPD BPAN Lembaga Aliansi Indonesia Provinsi Sumut, Benny Ade Kurnia dan Ahmad Adha.

Pada kesempatan tersebut, mantan anggota DPD RI ini berpesan agar perguruan karate di Medan tetap menjaga kekompakan. Tanpa kekompakan sulit untuk maju dan akhirnya tidak efesien dan biaya tinggi .

“Kita siap mengadakan kembali Kejuaraan Karate Kala Hitam Piala Rahmat Shah. Tapi setelah usai Covid-19 ini ya,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Pembina Perguruan Karate Kala Hitam, Hermansjah.

Menurut dia, Perguruan Karate Kala Hitam dipersiapkan untuk menjaga diri kalangan wartawan yang waktu itu sering menghdapi tantangan, termasuk diancam bunuh.

“Kita berharap wartawan-wartawan muda di Medan dan sekitarnya dapat berlatih karate untuk menjaga diri dan bukan untuk anggar jago,” kata Hermansjah seraya menambahkan bahwa Gedung PWI Sumut juga bisa dijadikan tempat latihan Karate Kala Hitam.

Sementara itu, Ketua Pengcab FORKI Medan, Hasrul Benny Harahap, juga  menyampaikan selamat HUT ke-49 kepada Perguruan Karate Kala Hitam.

Sejatinya, FORKI Medan turut mendukung berbagai event yang akan dilaksanakan perguruan ini ke depan.

“Hanya saja, saya juga sangat perlu mengetahui sejarah tentang berdirinya perguruan ini dan kenapa memilih nama Kala Hitam,” kata Benny.

Menurut Ketua Umum PB Perguruan Karate Kala Hitam, Ronny Simon, sejarah perguruan karate ini didirikan tiga orang. Di antaranya almarhum Simpai Winta Karna dan Ronny Simon di gedung Pendam I/BB, Medan.  

“Saya siap mengantarkan buku sejarah Perguruan Karate Kala Hitam kepada FORKI Medan, termasuk fotocopy yayasan perguruan yang kini sudah diperbarui,” tutup Ronny Simon usai syukuran.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA