Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Jadi Tuan Rumah, Timnas Basket Indonesia Ditantang Ukir Sejarah Di Piala Asia 2021

LAPORAN: AGUS DWI
  • Selasa, 13 April 2021, 17:10 WIB
Jadi Tuan Rumah, Timnas Basket Indonesia Ditantang Ukir Sejarah Di Piala Asia 2021
Presiden Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari/Ist
Sebuah tantangan diberikan Presiden Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, Timnas Basket Putra Indonesia.

Abraham Damar dkk diminta mengukir sejarah dengan masuk 8 besar di Piala Asia FIBA 2021 yang akan berlangsung di Jakarta pada 17-29 Agustus mendatang.

“Saat federasi tampil sebagai penyelenggara event Asia atau dunia, prestasi juga harus dipaksakan meningkat. Jadi saya memberikan tantangan kepada Timnas Basket Putra Indonesia untuk mengukir sejarah dengan masuk delapan besar di Piala Asia 2021,”
kata Okto, sapaan karib Raja Sapta, usai menghadiri jumpa pers peluncuran logo Piala Asia FIBA 2021 di Jakarta, Selasa (13/4).

Alasan Okto memberikan tantangan tersebut karena Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menetapkan syarat kepada Indonesia untuk berlaga di hadapan pendukung tuan rumah pada perhelatan Piala Dunia Basket 2023 Filipina-Jepang-Indonesia.

Syaratnya yaitu masuk 8 besar di Piala Asia 2021.

Untuk itu, Okto meminta Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) dapat bekerja keras memperhatikan program persiapan timnas.

Terlebih, pemerintah Indonesia juga memiliki perhatian besa untuk mendorong federasi olahraga nasional menggelar event olahraga level Asia dan dunia.

“Tentu itu menjadi tantangan Perbasi untuk mengakselerasi program peningkatan prestasi basket. Waktunya juga sangat singkat, jadi memang dituntut untuk betul-betul kreatif,” tambah Okto.

Okto juga berharap Jakarta bisa tampil sebagai tuan rumah yang sukses di Piala Asia FIBA 2021. Apalagi, kesempatan berharga ini kembali didapatkan setelah 28 tahun.

Terakhir kali Jakarta menyelenggarakan Asian Basketball Confederation Championship adalah pada 1993.

“Dengan kita membuka diri untuk mengambil event kancah Asia dan dunia itu menunjukkan bahwa Indonesia pantas menjadi tuan rumah Olimpiade 2032,” tandas Okto.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA