Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Gunakan Sistem Setengah Kompetisi, 8 Petenis Putri Bersaing Ketat untuk Masuk Tim SEA Games 2022

LAPORAN: AGUS DWI
  • Kamis, 13 Januari 2022, 09:52 WIB
Gunakan Sistem Setengah Kompetisi, 8 Petenis Putri Bersaing Ketat untuk Masuk Tim SEA Games 2022
Ketua Umum PP Pelti, Rildo Ananda Anwar/Net
Setelah menyelesaikan seleksi bagi tim tenis putra, Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PP Pelti) melanjutkan penyaringan bagi tim putri. Seleksi yang diikuti para pemain putri dari berbagai daerah ini adalah untuk mendapatkan 2 pemain tambahan yang mengisi slot tersisa di Tim Tenis Putri Indonesia yang akan berlaga di SEA Games 2022 di Vietnam.

Sebab, PB Pelti telah memilih langsung 3 petenis putri yang berhak bergabung dalam Tim Tenis Putri Indonesia. Mereka adalah Beatrice Gumulya, Jessy Rompies, dan Aldila Sutjiadi. Ketiganya merupakan peraih emas di SEA Games 2019.

Untuk seleksi kali ini diikuti 8 petenis putri berbakat dari berbagai daerah. Yaitu Fitriana Sabrina, Fitriani Sabatini, Novela Rezha Millenia Putria Sari, Fadona Titalyana Kusumawati, Ni Putu Armini, Kholisa Siti Maisaroh, Tiara Naura Nur Azizah, dan Keila Mangesti Paath.

Menurut Ketua Umum PP Pelti, Rildo Ananda Anwar, seluruh peserta seleksi punya kemampuan yang relatif imbang. Namun, kemampuan mereka sebenarnya akan terlihat setelah menjalani seluruh pertandingan yang berlangsung dalam sistem setengah kompetisi.

"Jadi mereka bermain sehari dua kali. Ini kita juga lihat sekalian fisiknya, kalau fisiknya enggak bagus bisa dilihat dari konsentrasi. Kalau mereka bertanding kan enggak bisa excuse bahwa mereka capai. Dengan sistem setengah kompetisi ini bisa kelihatan siapa yang kondisinya prima," terang Rildo Anwar, Rabu (12/1).

Proses seleksi sendiri sudah berlangsung sejak Senin kemarin (10/1) dan berakhir pada hari ini, Kamis (13/1). Seluruh pertandingan dilangsungkan di Lapangan Tenis Centre Court GBK (Gelora Bung Karno) Senayan, Jl. Pintu I Senayan, Jakarta.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA